AKAR lahir dari keyakinan sederhana: perubahan terbaik tumbuh dari akar rumput.
Kami percaya bahwa warga bukan sekadar objek kebijakan, tetapi pemilik pengetahuan, pengalaman, dan solusi. Melalui kajian partisipatif, kami mengajak warga membaca persoalan di sekitarnya, merawat kearifan lokal, dan merumuskan aksi bersama.
AKAR mempertemukan warga, akademisi, praktisi, dan pemerintah dalam satu ruang belajar yang setara. Kami tidak hanya menghasilkan data, tetapi juga kader, cerita, dan gerakan kecil yang berdampak nyata.
Visi
Menjadi aliansi kajian rakyat yang menguatkan kedaulatan pengetahuan, kemandirian warga, dan perubahan sosial dari akar rumput.
Misi
- Membangun ekosistem ruang belajar berbasis kajian bagi masyarakat lokal.
- Menerbitkan dan menyebarluaskan karya ilmiah peneliti lokal ke tingkat nasional dan internasional.
- Menyediakan pendampingan, pendanaan, dan ruang belajar bagi peneliti pemula.
- Menjembatani hasil penelitian dengan kebijakan dan aksi nyata masyarakat.
- Menyelenggarakan kajian dan riset partisipatif bersama masyarakat.
- Mendokumentasikan ilmu pengetahuan, sejarah, berbasis masyarakat dan kearifan lokal.
- Mengembangkan kader peneliti dan fasilitator warga.
- Mendorong kebijakan publik berbasis data dan pengalaman rakyat di akar rumput.
- Membangun kemitraan dengan komunitas, lembaga pendidikan, pemerintah, media dan dunia usaha.
- Menjaga etika kajian dan memastikan manfaat kembali ke komunitas.
Prinsip kerja
Berakar
Riset dimulai dari pertanyaan dan kebutuhan masyarakat setempat
Setara
Warga adalah mitra peneliti, bukan sekadar narasumber
Etis
Pengetahuan lokal dikelola dengan persetujuan dan untuk manfaat pemiliknya
Terbuka
Hasil riset kembali dan dapat diakses oleh masyarakat
Ketat
Mutu ilmiah dijaga melalui telaah sejawat dan pendampingan